Headlines News :
Home » » Dosa Berkuku Panjang

Dosa Berkuku Panjang

Written By Ayok dicoba on Wednesday, November 16, 2016 | 2:27 AM


Dosa Berkuku Panjang



Dikatakan bahwa menyimpan sebatang jari kuku yang panjang,  dosanya  sama seperti memelihara  sekandang babi, jika kesemua jejari kita menyimpan kuku  yang  panjang, perkirakanlah berapa besar  dosa  yang  telah  kita tanggung.
Jangan biarkan kuku kita panjang walaupun hanya 1 mm atau pun hanya jari kelingking. Kuku panjang mempunyai sejenis  kuman  seperti  yang  terdapat  dalam  najis manusia, yaitu bakteri E-Coli. Kuman tersebut tidak akan hilang walaupun  kita mencuci  tangan  dengan  sabun.   Oleh itu,  senantiasalah berkuku pendek untuk kesehatan dan kebersihan diri sendiri.

Jika ada seseorang yang sengaja memanjangkan kuku dengan alasan agar jari-jari terlihat cantik, itu adalah pembelaan saja. Itu juga salah satu bisikan nafsu yang tidak seharusnya diikuti. Ada juga yang memanjangkan kuku dengan alasan ingin memecahkan rekor, itu hanyalah sensasi yang menjerumuskan diri kita sendiri.
Kuku yang cantik dan terawat dianggap menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Keberadaannya semakin mencuri perhatian dengan banyaknya bentuk perawatan yang bisa dilakukan. Semakin panjang, kuku yang terawat semakin memperindah lentik ruas-ruas jari. Tujuannya adalah untuk menunjang penampilan dan menambah rasa percaya diri.
Kebanyakan ulama berpendapat bahwa hukum memanjangkan kuku adalah makruh. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“Ada lima macam fitrah , yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258)
Dari hadist di atas dapat diketahui bahwa memotong kuku merupakan ajaran para nabi. Hal ini sesuai dengan fitrah manusia yang dijelaskan dalam hadist di atas.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan pernah memberi batas waktu kepada para sahabat untuk memotong kuku mereka. Jika lebih dari waktu tersebut, menurut Imam Asy Syaukani dalam Nailul Author maka hukumnya menjadi haram. Hal ini berdasarkan hadist berikut:

Sahabat Anas bin Malik mengatakan, “Kami diberi batasan dalam memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, agar tidak tidak dibiarkan lebih dari 40 hari.” (HR. Muslim 258).

Menurut Imam Nawawi kuku yang panjang berpotensi menjadi sarang penyakit. Tidak hanya itu, meski bersih, kuku juga berpotensi menghalangi air wudhu masuk ke sela-sela kuku sehingga wudhu menjadi tidak sempurna. Namun jika kuku pendek, potensi air wudhu bisa membersihkan bagian jari akan semakin besar. Akan tetapi, semalas-malasnya orang, maksimal kukunya harus dipotong dalam 40 hari.

Nah, gimana sobat? Masih mau mempertahankan kuku panjangnya? Yakin?  Allah sudah memberikan kita jari dan tangan yang lengkap dan sempurna serta memiliki keindahan, lantas mengapa sobat masih mau memelihara kuku panjangnya? Yok potong kuku dalam periode minimal 40 hari.



Tag:
#DosaBerkukuPanjang
#KukuPanjang
#ayokdicoba.com
#YokDicobaBiarBisa



Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ayokdicoba.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger