Headlines News :
Home » , » Wisata Waduk Wadaslintang Wonosobo

Wisata Waduk Wadaslintang Wonosobo

Written By Ayok dicoba on Thursday, November 10, 2016 | 8:53 PM


Wisata Waduk Wadaslintang berupa bendungan atau waduk yang berlokasi Kabupaten Kebumen dan sebagaian di Kabupaten Wonosobo. Wadaslintang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Wonosobo. Wadaslintang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kebumen. Wadaslintang memiliki beberapa tempat wisata  yang cukup menarik dan diminati.

Tempat Wisata Di Waduk Wadaslintang   
Waduk Wadaslintang memiliki pengunjung yang cukup ramai yang datang dari warga Kecamatan Wadaslintang maupun wisatawan yang datang dari luar Kecamatan Wadaslintang. Wisatawan yang datang dari luar Kecamatan Wadaslintang sering datang untuk memancing. Wisatawan tersebut sering menginap di Waduk Wadaslintang bahkan sampai berhari-hari dengan cara mendirikan tenda di Waduk Wadaslintang. Wisatawan yang datang di Waduk Wadaslintang akan lebih ramai pada hari libur termasuk hari minggu. Ini membuktikan bahwa Waduk Wadaslintang benar-benar berfungsi sebagai tempat hiburan oleh warga Wadaslintang maupun warga dari luar Wadaslintang. Selain wisata pancing, pengunjung Waduk Wadaslintang bisa melakukan wisata lain seperti wisata perahu.

Di Waduk Wadaslintang secara umum terdapat perahu mesin dan perahu dayung. Wisatawan pada Waduk Wadaslintang bisa menyewa perahu dayung secara harian atau bisa juga naik perahu bermesin dengan membayar pertrip perorang. Jenis perahu yang lain adalah perahu karet yang biasanya di bawa sendiri oleh wisatawan Waduk Wadaslintang.

Akses Masuk Wisata Waduk Wadaslintang
Masuk ke Waduk Wadaslintang secara umum bisa ditempuh dari arah Kabupaten Kebumen dan dari arah Kabupaten Wonosobo. Dari arah Kebumen, Waduk Wadaslintang bisa ditempuh melalui dua cara. Cara pertama adalah mencapai Waduk Wadaslintang melalui Kewedusan, Kabupaten Kebumen. Dari Kewedusan dengan sepeda motor bisa mencapai  Waduk Wadaslintang dengan waktu tempuh sekitar 25 menit. Jalan dari Kewedusan – Waduk Wadaslintang berliku-liku dan kanan kirinya jurang. Wisatawan ke Waduk Wadaslintang yang menempuh jalur ini perlu berhati-hati dimana apabila pengunjung Waduk Wadaslintang menginginkan jalur yang lebih landai sebaiknya mengunjungi  Waduk Wadaslintang dari arah Kebumen melalui jalur Prembun – Waduk Wadaslintang. Dengan jalur ini, maka pengunjung Waduk Wadaslintang memerlukan waktu lebih lama. Hal ini terjadi karena rute yang ditempuh adalah Kebumen – Prembun –  Waduk Wadaslintang dimana waktu tempuhnya dari Kebumen sampai Waduk Wadaslintang kira-kira satu jam. Sedangkan pengunjung Waduk Wadaslintang dari arah Wonosobo bisa melalui Sawangan -Kaliwiro -Wadaslintang – Waduk Wadaslintang.

Area yang Digenangi Waduk Wadaslintang
Secara umum Waduk Wadaslintang menggenangi daerah yang masuk Kabupaten Wonosobo tepatnya di Kecamatan Wadaslintang. Namun Waduk Wadaslintang juga menggenangi area yang masuk wilayah Kabupaten Kebumen dengan luas total tanah yang terkena genangan  mencapai 2.626 ha. Area di kecamatan Wadaslintang yang tergenang antara lain : – Desa Sumbersari kecamatan Wadaslintang – Desa Kaliasat Kecamatan Wadaslintang – Desa Sumberejo Kecamatan Wadaslintang Sedangkan area tergenang yang masuk Kabupaten Kebumen adalah : – Desa Padureso yang dulu masuk Kecamatan Prembun (sekarang masuk Kecamatan  Padureso) – dst Desa-desa lain yang tergenang Waduk Wadaslintang total mencapai 9 (sembilan) desa.

Kondisi Daerah Sebelum Ada Waduk Wadaslintang
Daerah genangan Waduk Wadaslintang semula merupakan desa-desa di Kecamatan Wadaslintang dan sebagian desa yang masuk Kabupaten Kebumen. Pada daerah genangan Waduk Wadaslintang juga terdapat jalan-jalan yang masih berupa jalan tanah atau jalan berbatu (onderlagh). Pada daerah genangan Waduk Wadaslintang juga terdapat sawah-sawah serta ladang penduduk. Pada daerah genangan Waduk Wadaslintang tersebut desanya berpenduduk dengan jumlah penghuni 7000 kepala. Pada saat sebelum Waduk Wadaslintang berisi genangan air, penduduk di ungsikan terlebih dahulu. Sebagian ada yang mengungsi didaerah yang kering masih di Kecamatan Wadaslintang dan sebagian mengungsi keluar Kecamatan Wadaslintang. Bahkan ada yang keluar pulau, salah satunya ke Propinsi Bengkulu sebagai transmigran.

Manfaat Waduk Wadaslintang

1.    Sebagai Tujuan Wisata
Waduk Wadaslintang menjadi tujuan wisata masyarakat Wadaslintang maupun dari luar Wadaslintang sebagaimana telah diuraikan di atas. Kaitannya dengan tujuan wisata, Waduk  Wadaslintang sangat ramai di media sosial seperti facebook dantwitter.
2.    Irigasi
Waduk Wadaslintang dapat menampung air dimana kelebihan air selanjutnya dialirkan sesuai dengan debit yang diperlukan untuk irigasi pertanian. Pada musim kemarau air dari Waduk Wadaslintang di alirkan dan berfungsi sebagai air irigasi.
3.    Pembangkit Tenaga Listrik
Waduk Wadaslintang berfungsi juga sebagai pembangkit tenaga listrik, debit yang keluar dipergunakan sebagai pemutar turbin yang menghasilkan energi listrik.
4.    Perikanan
Pada genangan Waduk Wadaslintang ditebari bibit ikan yang akhirnya bisa dipanen setelah besar sebagai sumber makanan bergizi bagi penduduk sekitar Waduk Wadaslintang. Pada Waduk Wadaslintang juga terdapat perikanan sistim karamba yang dilakukan secara profesional sehingga menyerap tenaga kerja disekitar Waduk Wadaslintang termasuk dari Desa Kaligowong, sekaligus menghasilkan ikan yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat disekitar Waduk Wadaslintang baik dengan cara menjala disekitar keramba maupun dengan cara membeli hasil tangkapan orang lain. Masyarakat sekitar banyak yang lakukan pekerjaan menangkap ikan yang kemudian di jual. Dengan demikian Waduk Wadaslintang memberikan peluang usaha untuk masyarakat sekitar.
5.    Waduk Wadaslintang sebagai penahan banjir
Debit air pada sebelah hulu Waduk Wadaslintang dan sungai-sungai lain disekitarnya cukup besar pada saat banjir dan akan berbahaya. Dengan adanya Waduk Wadaslintang debit banjir tertahan pada Waduk Wadaslintang, dengan demikian maka arus banjir ditampung pada Waduk Wadaslintang dan tidak membahayakan area di bawahnya.
6.    Waduk Wadaslintang sebagai tampungan air
Air pada daerah aliran sungai di atas Waduk Wadaslintang akan ditampung pada Waduk Wadaslintang. Air tampungan tersebut bisa digunakan pada saat-zaat kekurangan air dengan cara mengalirkannya sesuai keperluan. Dengan demikian pada saat kemarau atau jarang air maka air tampungan pada Waduk Wadaslintang bisa dimanfaatkan.

Masa Pembangunan Waduk Wadaslintang
Waduk Wadaslintang di bangun pada masa Pemerintahan Presiden Soeharto, tepatnya Waduk Wadaslintang dibangun pada tahun 1982 dan selesai pada tahun 1988. Dengan demikian masa pembangunan Waduk Wadaslintang adalah 7 (tujuh) tahun.

Kondisi Teknis Dan Kontraktor Pelaksana Waduk Wadaslintang
Selama pembangunannya Waduk Wadaslintang dikerjakan oleh Hydro Resource Coorporation Filipina, bekerja sama dengan PT Brantas Abipraya dari Indonesia. Waduk Wadaslintang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1988. Kondisi teknis Waduk Wadaslintang : -Tinggi Waduk Wadaslintang : 116 m -Lebar Waduk Wadaslintang : 10 m (lebar bagian atas, sedangkan semakin kebawah lebarnya bertambah) – Panjang Waduk Wadaslintang: 650 m -Waduk Wadaslintang mengairi sawah selebar: 30.345 hektar di Kab. Kebumen dan Kab. Purworejo

Perubahan Elevasi Muka Air Waduk Wadaslintang
Bila anda ingin berwisata ke Waduk Wadaslintang, anda bisa memilih waktu yang tepat buat anda sendiri karena keadaan Waduk Wadaslintang berbeda sesuai dengan musim. Misalnya musim hujan, pada musim ini tinggi muka air Waduk Wadaslintang cukup tinggi hingga melimpah ke spillway. Sebaliknya pada saat kemarau ketinggian muka air Waduk Wadaslintang akan berkurang. Perbedaan tinggi muka air pada Waduk Wadaslintang dikarenakan perbedaaan debit masuk Waduk Wadaslintang dan air yang keluar Waduk Wadaslintang. Pada musim hujan debit air yang masuk Waduk Wadaslintang cukup besar volumenya jika dibandingkan air yang dikeluarkan Waduk Wadaslintang. Dengan demikian ada kelebihan air di Waduk Wadaslintang yang selanjutnya akan di buang melalui spillway Waduk Wadaslintang. Akan tetapi pada saat musim kemarau, debit yang dikeluarkan Waduk Wadaslintang lebih banyak jika dibandingkan debit air yang masuk Waduk Wadaslintang. Dengan demikian maka ketinggian permukaan air Waduk Wadaslintang akan menurun. Dengan keadaan ini maka bagi wisatawan yang ingin melihat air Waduk Wadaslintang sampai melimpah bisa datang ke Waduk Wadaslintang pada musim hujan. Sebaliknya kalau ingin melihat permukaan air Waduk Wadaslintang rendah bisa datang pada musim kemarau. Keadaan permukaan air Waduk Wadaslintang hanya dari pengamatan penulis saja dan bukan penelitian mengenai Waduk Wadaslintang sehingga kebenarannya perlu anda buktikan sendiri dan penulis tidak bisa mempertanggung jawabkan mengenai elevasi muka air  Pada Waduk Wadaslintang terdapat karamba yang berada pada genangan Waduk Wadaslintang, bagi wisatawan dengan perahu motor yang membelah Waduk Wadaslintang perlu waspada terhadap adanya karamba ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ayokdicoba.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger