Headlines News :
Home » » SEMPAT MENGANCAM TUHAN Perjuanganku Masuk PTN

SEMPAT MENGANCAM TUHAN Perjuanganku Masuk PTN

Written By Ayok dicoba on Saturday, December 24, 2016 | 3:28 AM



SEMPAT MENGANCAM TUHAN
Perjuanganku Masuk PTN




Sobat ayokdicoba sedikit melenceng dari biasanya nih, disini aku akan menceritakan perjuangan ku masuk PTN. Aku sekolah di SMA 1 Jekulo, tepatnya di kabupaten Kudus Jawa Tengah. Sewaktu SMA aku bukan lah orang yang pintar/rangking pararel, boro boro pararel rangking kelas aja aku gak pernah dapat hehehehe. Sewaktu SMA aku orangya bandel dan susah di atur, aku sangat dikenal oleh banyak guru, bukan karena prestasiku yang membanggakan sekolah tapi karena kebandelanku semasa SMA. Aku juga pernah tersangkut kasus perkelahian yang hapir saja di laporkan polisi oleh warga sekitar SMA ku. Tugas gak pernah di kerjakan di rumah, datang ke sekolah paling pagi untuk mencontek pekerjaan rumah temenku. Tapi, waktu kelas 3 SMA dan puncaknya menjelang UN dan ujian SBMPTN aku berubah dan lebih giat dalam belajar SBMPTN, anehnya menjelang UN aku malah gak belajar soal soal UN tapi belajar SBMPTN karena pada saat itu aku berfikir bahwa nilaiku di UN itu gak berguna dan gak bisa membawaku masuk ke PTN.
Setelah UN aku di suruh kakakku untuk les intensif untuk mempersiapkan SBMPTN dan aku mengiyakan permintaan kakakku, les tersebut yang membiayai kakakku selain yang menyuruh kakakku, aku rasa kedua orang tuaku juga akan merasa keberatan karena biayanya sangat mahal. Aku les di salah satu bimbel ternama di Kabupaten Kudus. Sewaktu les aku berusaha memahami apa yang disampaikan oleh guru les ku, banyak pelajaran yang bisa aku ambil dari les tersebut, misalnya cara cepat mengerjakan Matematika dll. Aku hampir tidak pernah bolos les, karena aku tau biayanya sangat mahal dan sangat sia sia jikalau aku bolos. Aku mengemban tanggung jawab besar karena saya sudah dibiayai oleh kakakku, dan aku tidak ingin mengecewakannya. Waktu itu semangat semangat sekali latihan soal soal SBMPTN, hapir setiap hari aku pulang pergi ke tempat bimbel guna mendapatkan ilmu yang telah diberikan guru lesku, dan waktu itu aku juga mendadak menjadi anak yang sangat religius (menurut temanku sih wkwkw) aku tidak pernah luput dari sholat tahajud dan dhuha, aku selalu meminta kepada allah supaya aku bisa lolos SBMPTN dan di mudahkan dalam mengerjakan soal soal SBMPTN.
Waktu tes SBMPTN aku sangat santai dan merasa jikalau aku akan lolos SBMPTN di pilihan pertama yaitu Universitas Brawijaya. Hari demi hari aku menunggu pengumuman SBMPTN dengan berdoa setiap malam, aku berdoa dan meminta kepada Allah. Tapi saking berharapnya lolos SBMPTN aku justru mengancam tuhan dan di doaku terselip ancaman " gusti, saumpomo panjenengan mboten ngehendaki kaula mlebet PTN atau lolos SBMPTN kaulo boten purun nyembah marang panjenengan malih". Karena pada saat itu aku merasa akan sangat bersalah Kepada kakakku yang sudah memberiku kepercayaan untuk lolos SBMPTN.
Hari pengumuman telah tiba di hari itu aku tidak tidur karena sangat penasaran sekali dengan hasil pengumuman SBMPTN, pertanyaan yang selalu terlintas di benakku adalah " aku iso lolos SBM orak yo?" Yang dalam bahasa indonesia adalah "aku bisa lolos SBM atau tidak ya?" Hanya pertanyaan itu yang selalu menghantui di pikiranku. Pagi telah datang, sang surya mulai nampak, pengumuman SBMPTN sudah di depan mata, aku mulai tegang, di pikiranku aku merasa akan malu jikalau aku tidak bisa lolos SBMPTN, karena kakakku lulusan dari STAN pajak. Keren kan? Tapi sayangnya bukan aku hehehe. Waktu pengumuman SBMPTN telah tiba, pada saat itu aku menunggu dari setengah 1 sampe jam 1 supaya aku bisa langsung melihat hasil pengumuman. Tapi, pada saat sudah jam 1 dan saatnya pengumuman saya login tapi gagal terus mungkin karena telalu banyaknya yang membuka yaa jadi server error. Aku coba terus dan masih belum bisa dibuka juga, akhirnya aku sabar dan menunggu sampe habis asyar. Aku membuka dan aku terkejut dengan hasilnya, jauh diluar dugaanku. Aku menduga aku bisa lolos SBMPTN di pilihan pertama tapi pada kenyataannya dari tiga pilihan tersebut tak ada satupun yang menerimaku. Waktu itu aku sangat sedih dan aku merasa di berlakukan kurang adil oleh allah. Karena aku merasa perjuanganku/usahaku sudah maksimal tapi masih gagal. Hari demi hari aku lalui dengan rasa malu karena gagal lolos SBMPTN, dan puncaknya pada saat lebaran tiba. Semua saudara saudaraku bertanya kepadaku " ketompo neng ndi za?" Dan dengan menunduk aku menjawab "dereng ketampi". Sesudah lebaran aku berusaha bangkit dan mengintrospeksi diri dan aku mulai berpositif thinking kepada tuhan " allah pasti punya rencana baik kepadaku, dan tuhan itu maha adil. Temen temenku saja yang rajin belajar dan beribadah sejak kecil aja masih ada yang belum lolos, masak iya aku baru rajin ibadah dan belajar 1 th saja mintanya aneh aneh" aku merasa bersalah kepada tuhan, karena dulu aku pernah mengancamnya. Walaupun ancaman itu gak jadi aku lakukan sih wkwkk. Waktu lebaran ke 7 atau di daerahku disebut lebaran ketupat, kakakku menyuruhku kuliah walaupun masuk lewat jalur Ujian Mandiri. Aku mengiyakan dan aku berjanji kali ini aku akan lolos lewat jalur Mandiri. Habis lebaran aku mulai lagi belajar dengan giat di rumah, temen temenku pada liburan aku bersabar di rumah untuk menyiapkan UM.
Ujian Mandiri telah tiba,aku berangkat ke Semarang dengan semangat dan penuh rasa percaya diri. Aku berangkat dari rumah pukul 6, sampai semarang pukul 7.30 padahal ujian mulai jam 11.00 ceritanya saking semangatnya hehehe. Akupun bingung mau kemana, dan akhirnya aku putuskan untuk ke warteg dekat lokasi Ujian Mandiri ku. Setelah sekian lama menunggu, waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 aku langsung bergegas ke tempat ujian, dan disana aku masih menunggu kurang lebih sekitar 1 jam. Waktu ujian aku mengerjakan dengan tenang, merasa sangat siap, dan aku sangat optimis bisa lolos Ujian Mandiri.
Setelah selesai ujian aku langsung bergegas pulang, sesampai dirumah aku di sambut dengan kedua orang tuaku " py za iso garap ujiane ra" dan aku pun menjawab "insyaallah saget buk" dan aku pun langsung disuruh ibuku makan siang, padahal waktu itu sudah sore wkwkwkwk. Hari hari aku lewati dengan biasa dan lebih nyantai daripada waktu menunggu pengumuman SBMPTN sebelumnya. Aku pasrahin semuanya kepada allah dan aku berdoa supaya diberi yang terbaik.
Hari pengumuman telah tiba, entah mengapa malam itu aku bisa tidur dengan nyenyak , padahal waktu pengumuman SBMPTN aku kesulitan tidur dan akhirnya aku tidak tidur sampai pagi hehehe. Jam dinding menunjukkan pukul 01.00, aku langsung membuka pengumuman lewat website resmi PTN tersebut. Dan akhirnya alhamdulillah aku bisa keterima di PTN walaupun melalui jalur Mandiri hehehe. Waktu itu aku teriak dengan lantang "wuuuuuuuuuuiiiiiiiiiiiiiii" karena aku keterima di Universitas Negri Semarang prodi Akuntansi, yang kala itu adalah pilihan pertamaku. Dan seketika kedua orang tuaku terbangun dan bertanya " ono opo za?" Dan aku menjawab "aku lolos buk, jurusan Akuntansi" aku sangat merasa bersyukur sekali, dan ada pelajaran yang bisa aku ambil dari semua ini. Aku tidak lolos SBMPTN mungkin karena tuhan tidak ingin aku jauh dengan kedua orang tuaku karena waktu SBM aku memilih UB, UNAIR, dan UNY semuanya jurusan Akuntansi. Dan aku yakin ini adalah yang terbaik untukku kedepannya.
Maaf kalo tulisannya kurang bagus, baru belajar nulis soale wkwkwkw
Habiskanlah jatah kegagalanmu pada masa mudamu. Maksutnya jangan mudah menyerah, gagal coba lagi gagal coba lagi samapai kamu menemukan keberhasilan 😊 tak ada yang mustahil di dunia ini, yakinlah sobat, kamu pasti bisa!!!!
Nzr
Share this post :

+ komentar + 1 komentar

December 24, 2016 at 4:32 PM

warbiazah zaarrr wkwk

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ayokdicoba.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger